Foto : Empat Pesilat Trenggalek Raih Lima Medali di Kejuaraan Internasional
TRENGGALEK | REDAKSI CNTV – Empat atlet pencak silat Perisai Diri Trenggalek (Satria Dirandra) berhasil meraih lima medali dalam ajang 4th International Indonesia Open Pencak Silat Championship 2026.
Kejuaraan tersebut berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, 16-21 September 2026. Kompetisi ini diikuti lebih dari 3.500 peserta dari 200 kontingen, baik dari dalam maupun luar negeri.
Kontingen Trenggalek membawa pulang tiga medali emas dan dua medali perak. Dua medali emas disumbangkan Hafidzah Aulia Putri melalui kategori Seni Tunggal Pra Remaja Putri dan Tanding Kelas C Pra Remaja Putri.
Satu medali emas lainnya diraih Aisya Madina Maheswari pada kategori Tanding Kelas B Remaja Putri.
Sementara itu, dua medali perak masing-masing diraih Nadhifi Agna Al Hilmiy pada kategori Tanding Kelas E Pra Remaja Putra dan Ammar Bahir Arkana pada kategori Seni Tunggal Kelas Pra Remaja.
Prestasi tersebut diraih di tengah keterbatasan dukungan pendanaan. Keberangkatan kontingen Trenggalek ke Jakarta dibiayai secara swadaya masyarakat serta dukungan dari para donatur.
Perwakilan pembina atlet, Reny, mengatakan dirinya bangga atas pencapaian empat pesilat binaannya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi.
“Ini merupakan pengalaman pertama bagi anak-anak mengikuti kejuaraan internasional. Alhamdulillah, mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa pulang lima medali. Kami sangat bangga dengan perjuangan mereka,” ujar Reny.
Reny berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Kami berharap prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi anak-anak untuk terus berprestasi. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak atlet Trenggalek yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Prestasi empat atlet tersebut sekaligus menunjukkan potensi atlet pencak silat Trenggalek yang mampu bersaing dalam kompetisi bertaraf internasional.
Reporter : An Nisa