Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Modus Love Scamming yang Kian Kompleks

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Modus Love Scamming yang Kian Kompleks/ Dok. Pol

JAKARTA |REDAKSI CNTV –  Polri memperkuat kapasitas internal dalam menghadapi perkembangan kejahatan digital yang semakin kompleks melalui Dialog Penguatan Internal Polri ke-2 bertema “Transformasi Penanganan Tindak Pidana Love Scamming dalam Penguatan Kapasitas Polri Menghadapi Modus Kejahatan Digital” yang digelar secara hybrid di Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini diinisiasi Divisi Humas Polri sebagai wadah peningkatan kapasitas penyidik dan personel Polri dalam memahami perkembangan modus kejahatan digital, khususnya love scamming, yang terus berevolusi seiring kemajuan teknologi.

Kabag Mitra Biro Penmas Divhumas Polri Kombes Pol. Hadi Wahyudi mengatakan perkembangan teknologi digital telah melahirkan berbagai modus operandi baru yang membutuhkan kesiapan seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya Polri.

“Perkembangan digital tentu sudah semakin berkembang dengan modus operandinya. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita semua, tidak hanya Polri tetapi juga para pemangku kepentingan lainnya, untuk bersama-sama bersinergi dalam mencegah maupun menangani kasus-kasus yang terkait dengan love scamming,” ujar Hadi.

Ia menjelaskan dialog publik tersebut dirancang sebagai forum penguatan pengetahuan, wawasan, dan kompetensi penyidik Polri agar mampu menghadapi berbagai bentuk kejahatan di ruang digital secara lebih adaptif dan profesional.

“Dialog publik yang kita bangun ini adalah untuk meningkatkan kapasitas penyidik-penyidik Polri, baik pengetahuan maupun wawasan dalam membangun kemampuan menghadapi kejahatan-kejahatan di ruang digital,” katanya.

Untuk memperkaya perspektif penanganan perkara, Divisi Humas Polri menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, yakni Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri, Komnas Perempuan, serta psikolog forensik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif mulai dari aspek penegakan hukum, perlindungan korban, hingga pendekatan psikologis dalam menangani perkara love scamming.

Melalui forum ini, Polri berharap seluruh personel semakin siap menghadapi tantangan kejahatan digital yang terus berkembang, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi masyarakat.

Reporter : Eko Hartono

Berita Terkait

Polri Tetapkan Bupati Gowa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan
Kapolri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi
Tulungagung Dipilih Jadi Daerah Uji Coba Transformasi JKN
Empat Pesilat Trenggalek Raih Lima Medali di Kejuaraan Internasional
Kapolri Instruksikan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Polri Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla di Seluruh Wilayah
Gatut Sunu Segera Diadili, KPK Bacakan Dakwaan 4 September
Cegah Karhutla Sebelum Api Menyala, 198 Peserta Didik Polri Turun Edukasi Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:25 WIB

Polri Tetapkan Bupati Gowa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Sabtu, 26 September 2026 - 19:04 WIB

Kapolri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 05:18 WIB

Tulungagung Dipilih Jadi Daerah Uji Coba Transformasi JKN

Kamis, 24 September 2026 - 15:23 WIB

Empat Pesilat Trenggalek Raih Lima Medali di Kejuaraan Internasional

Senin, 7 September 2026 - 19:20 WIB

Kapolri Instruksikan Jajaran Siaga Hadapi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru