Foto : Tim Uji Coba Transformasi JKN saat di RSUD dr.Iskak Tulungagung/ An Nisa
TULUNGAGUNG | REDAKSI CNTV – Kabupaten Tulungagung kembali mendapat kepercayaan pemerintah pusat untuk menjadi lokasi uji coba transformasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Tulungagung termasuk satu dari empat daerah yang ditetapkan sebagai lokus uji coba nasional. Tiga daerah lainnya yakni Kota Bandung, Kota Makassar, dan Kabupaten Muara Enim.
Dalam uji coba tersebut, pemerintah akan menerapkan tiga kebijakan baru yang berkaitan dengan pelayanan dan pembiayaan kesehatan. Ketiganya adalah Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan (RBKP), Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), dan Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG).
Deputi Direksi Bidang Manajemen Mutu dan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan, Arief Syaefuddin, memastikan BPJS Kesehatan siap mendukung proses uji coba. Salah satunya dengan memfasilitasi koordinasi antara pemerintah dan fasilitas kesehatan.
“Dengan uji coba yang dilakukan, mutu pelayanan terhadap peserta akan meningkat. Ketika mutu meningkat, harapannya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan juga semakin terbuka,” kata Arief.
Kesiapan penerapan kebijakan tersebut kemudian diperiksa langsung oleh tim Kementerian Kesehatan bersama BPJS Kesehatan. Sejumlah fasilitas kesehatan di Tulungagung menjadi sasaran peninjauan, antara lain RS Putra Waspada, RSUD dr. Iskak, Poliklinik Kesehatan 05.09.09 Tulungagung, dan Puskesmas Kauman.
Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, mulai dari kesiapan tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan, sarana dan prasarana, hingga sistem pendukung yang diperlukan dalam penerapan RBKP, KRIS, dan iDRG.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, Azhar Jaya, menjelaskan pemerintah tengah melakukan perubahan dalam sistem pelayanan kesehatan melalui tiga kebijakan utama tersebut.
Selain perubahan sistem rujukan, pemerintah juga menyiapkan perubahan mekanisme pembayaran pelayanan kesehatan dari INA-CBG menuju iDRG serta penerapan KRIS.
Menurut Azhar, Tulungagung menjadi salah satu daerah yang dinilai memiliki kesiapan untuk menjalankan tahapan uji coba.
“Kami sudah melihat kesiapan yang dilakukan di Tulungagung dan pasien juga merasa puas selama menjalani perawatan. Tentu ini akan menjadi modal yang kuat dalam pelaksanaan uji coba di lapangan. Tulungagung siap melaksanakan uji coba,” tegasnya.
Kesiapan tidak hanya dilihat dari fasilitas kesehatan tingkat pertama. Kemampuan rumah sakit dalam menerima dan menangani pasien rujukan dari puskesmas juga menjadi perhatian pemerintah.
Hal tersebut diperlukan agar penerapan sistem rujukan berbasis kemampuan pelayanan nantinya tetap menjamin kelancaran akses peserta JKN terhadap layanan kesehatan.
Pemerintah berharap pelaksanaan uji coba di Tulungagung dapat menjadi bagian dari proses evaluasi sebelum kebijakan transformasi JKN diterapkan lebih luas. Seluruh tahapan akan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan mutu dan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Reporter : An Nisa









