Lansia di Tulungagung Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Lansia di Tulungagung Ditemukan Tewas Mengapung di Sumur Belakang Rumah

TULUNGAGUNG | REDAKSI CNTV – Warga Dusun Krajan, Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang lanjut usia di dalam sumur yang berada di belakang rumahnya, Selasa (28/7/2026) pagi.

Korban berinisial K (86), seorang petani yang diketahui memiliki keterbatasan fisik pada bagian kaki. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tidak berada di dalam rumah.

Kapolsek Campurdarat AKP Marsid mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui keluarga sekitar pukul 04.00 WIB. Menyadari korban tidak berada di rumah, keluarga bersama warga melakukan pencarian di sekitar lokasi.

“Korban kemudian ditemukan mengapung di dalam sumur belakang rumah,” ujar AKP Marsid, Selasa (28/7/2026).

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Campurdarat bersama Tim INAFIS Polres Tulungagung, personel Sat Samapta, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Campurdarat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah.
Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim gabungan, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Setelah dilakukan pemeriksaan bersama Tim INAFIS dan tenaga kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan serta keterangan para saksi, kejadian ini diduga merupakan musibah,” kata Marsid.

Menurut keterangan keluarga, korban selama ini mengalami kesulitan berjalan karena faktor usia dan kondisi fisiknya. Keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta membuat surat pernyataan penolakan visum dalam.

Polisi mengimbau masyarakat agar memberikan perhatian lebih kepada anggota keluarga yang telah lanjut usia, terutama yang memiliki keterbatasan fisik.

“Kami mengimbau keluarga yang memiliki lansia dengan kondisi fisik terbatas agar meningkatkan pengawasan dan pendampingan sehingga kejadian serupa dapat dicegah,” pungkas AKP Marsid.

Reporter : An Nisa

Berita Terkait

Kapolres Kediri Hadir Memberi Penghormatan Terakhir untuk Korban KM Virgo Transport 8 di Desa Manggis Kecamatan Puncu
Polres Kediri Bangun Sumur Bor di Yayasan Yatim Dhuafa, Atasi Krisis Air Bersih di Musim Kemarau
Hari Tani Nasional, Polres Kediri Perkuat Gerakan Pangan Berbasis Petani
Kecelakaan Maut di Durenan Trenggalek, Pengendara Honda C100 Tewas di Tempat
Ratusan Pedagang Tiga Pasar di Kediri Demo Tuntut Perubahan Kebijakan
FJTT Masuk KEN 2026, Novita Hardini Dorong Jaranan Trenggalek Jadi Penggerak Ekonomi
Polres Tulungagung Perketat Pengamanan Kejurcab V Pagar Nusa, Ratusan Peserta Ikuti Pertandingan
Waspada Modus Baru Peredaran Narkoba, BNN Tulungagung Ajak Warga Terapkan Gerakan 3B

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:40 WIB

Kapolres Kediri Hadir Memberi Penghormatan Terakhir untuk Korban KM Virgo Transport 8 di Desa Manggis Kecamatan Puncu

Sabtu, 26 September 2026 - 19:16 WIB

Polres Kediri Bangun Sumur Bor di Yayasan Yatim Dhuafa, Atasi Krisis Air Bersih di Musim Kemarau

Kamis, 24 September 2026 - 14:47 WIB

Hari Tani Nasional, Polres Kediri Perkuat Gerakan Pangan Berbasis Petani

Selasa, 22 September 2026 - 10:03 WIB

Kecelakaan Maut di Durenan Trenggalek, Pengendara Honda C100 Tewas di Tempat

Selasa, 22 September 2026 - 07:16 WIB

Ratusan Pedagang Tiga Pasar di Kediri Demo Tuntut Perubahan Kebijakan

Berita Terbaru