Foto : Sopir Truk Asal Tulungagung Tewas dalam Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2/ Dok. Redaksi cntv
TULUNGAGUNG | REDAKSI CNTV – Duka menyelimuti keluarga Sari Sukoco (39), warga Kelurahan Tertek, Kecamatan Tulungagung. Sopir truk ekspedisi itu menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sapudi, Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8).
Jenazah Sari tiba di rumah duka pada Senin (3/8) sekitar pukul 21.15 WIB menggunakan ambulans BPBD Jawa Timur. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan kerabat yang telah menunggu sejak kabar musibah diterima.
Sari diketahui tengah menjalankan tugas mengantarkan truk ekspedisi menuju Makassar untuk mengambil muatan cold storage yang selanjutnya akan dikirim ke Jakarta. Ia berangkat bersama sejumlah rekan kerja menggunakan KMP Mutiara Sentosa 2.
Salah seorang rekan korban yang selamat, Bambang Susilo (36), mengaku kebakaran terjadi secara tiba-tiba saat para penumpang baru selesai sarapan. Menurutnya, api diduga muncul dari dek bawah kapal yang dipenuhi kendaraan, termasuk truk-truk besar.
“Api cepat sekali membesar. Saat itu kami baru selesai sarapan, lalu suasana langsung panik,” kata Bambang, Selasa (04/08/2026).
Di tengah kepanikan, Bambang sempat mengajak Sari menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Keduanya bahkan telah mengenakan pelampung.
“Saya sempat mengajak beliau lompat ke laut. Beliau hanya tersenyum dan mengangguk. Setelah itu saya melompat lebih dulu,” ujarnya.
Bambang bersama penumpang lain kemudian berenang menjauh dari kapal hingga akhirnya dievakuasi kapal lain yang berada di sekitar lokasi. Sejak saat itu, ia tidak lagi melihat keberadaan Sari.
Kabar bahwa rekannya meninggal dunia baru diterimanya setelah proses penyelamatan selesai. Bambang mengaku sangat kehilangan sosok Sari yang telah menjadi rekan kerjanya selama delapan tahun.
“Beliau orangnya baik, suka membantu teman-teman. Beliau juga pernah bercerita kalau tahun ini berencana menikah,” pungkas Bambang.
Peristiwa kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sapudi mengakibatkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Reporter : An Nisa









