20 Difabel Tulungagung Kehilangan Bansos Gegara Desil Berubah, Dinsos Lapor Kemensos

Selasa, 1 September 2026 - 13:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto :20 Difabel Tulungagung Kehilangan Bansos Gegara Desil Berubah, Dinsos Lapor Kemensos

TULUNGAGUNG | REDAKSI CNTV – Sedikitnya 20 penyandang disabilitas di Kabupaten Tulungagung kehilangan bantuan sosial (bansos) pada 2026. Mereka sebelumnya tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Terhentinya bantuan tersebut terjadi setelah adanya perubahan desil dalam pemutakhiran data kesejahteraan yang menjadi dasar penentuan penerima bansos.

Kondisi ini mendapat perhatian Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung. Dinsos mengaku tidak bisa langsung mengubah data karena penetapan desil penerima bansos merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

Kepala Dinsos Tulungagung Reni Prasetiawati Ika Septiwulan mengatakan pihaknya telah menemui pengurus Persatuan Cacat Tubuh (Percatu) Tulungagung untuk membahas persoalan tersebut.

“Kami sudah bertemu dengan Ketua Percatu dan membahas persoalan ini. Memang ada penyandang disabilitas yang tidak lagi menerima bansos,” kata Reni dalam keterangan resmi, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, perubahan status penerima berkaitan dengan pemutakhiran data dan perubahan desil. Seluruh proses penetapan dilakukan melalui sistem nasional.

“Dinsos Tulungagung tidak memiliki kewenangan untuk mengubah atau menetapkan kembali status desil penerima bantuan sosial karena seluruh proses penetapan dilakukan melalui sistem nasional,” jelasnya.

Meski tidak bisa mengubah data secara langsung, Dinsos Tulungagung telah meneruskan persoalan tersebut kepada Kemensos. Koordinasi dilakukan untuk mengetahui penyebab perubahan status sekaligus mencari solusi bagi parapenyandang disabilitas yang terdampak.

“Kami masih berproses dan terus berkomunikasi dengan Kemensos terkait persoalan ini,” pungkasnya.

Reporter : Andhika

Berita Terkait

Ngaji Kebangsaan Bersama Kapolri, Polres Kediri Perkuat Bekal Moral Personel
Polresta Sidoarjo Masuk Sekolah,Tanamkan Sadar Hukum pada Pelajar dan Cegah Radikalisme
Polres Nganjuk Siagakan Personel Pasca-Karhutla Gunung Wilis, Antisipasi Bara Api Kembali Muncul
Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke -71, Polres Jember Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelayanan Prima
Kapolres Kediri Sambangi Marfel, Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya
Elim Tyu Samba Terpilih Jadi Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030
Cegah Karhutla, Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Kawasan Wisata Gunung Bromo
Polisi Edukasi Warga Kost di Ngadirejo soal Modus Penipuan Online

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:29 WIB

Polresta Sidoarjo Masuk Sekolah,Tanamkan Sadar Hukum pada Pelajar dan Cegah Radikalisme

Rabu, 23 September 2026 - 07:32 WIB

Polres Nganjuk Siagakan Personel Pasca-Karhutla Gunung Wilis, Antisipasi Bara Api Kembali Muncul

Rabu, 23 September 2026 - 07:22 WIB

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke -71, Polres Jember Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelayanan Prima

Rabu, 23 September 2026 - 07:14 WIB

Kapolres Kediri Sambangi Marfel, Bocah 11 Tahun yang Rawat Ibunya

Selasa, 22 September 2026 - 16:53 WIB

Elim Tyu Samba Terpilih Jadi Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030

Berita Terbaru