Foto : Polisi Klarifikasi Temuan 104 Kuda di Sumba Tengah, Belum Disimpulkan Hasil Penyelundupan
SUMBA TENGAH | REDAKSI CNTV – Polres Sumba Tengah memberikan klarifikasi terkait temuan 104 ekor kuda di sebuah lahan penampungan di Kampung Landu Gasa, Desa Watu Asa, Kecamatan Mamboro. Polisi menegaskan hingga kini belum ada kesimpulan bahwa ratusan kuda tersebut merupakan hasil penyelundupan.
Kasi Humas Polres Sumba Tengah IPDA Jeimsar mengatakan, pemilik lahan berinisial F mengaku seluruh kuda tersebut diperoleh dari hasil pembelian.
Kasus ini mencuat setelah warga Kecamatan Umbu Ratu Nggay mencari ternak mereka yang hilang. Dalam pencarian tersebut, warga menemukan dua ekor kuda yang diyakini milik mereka berada di lokasi penampungan di Kecamatan Mamboro.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Mamboro pada Sabtu malam (29/8/2026). Polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak penampung.
“Penampung tidak dapat menunjukkan dokumen kepemilikan maupun surat jual beli yang sah terhadap dua ekor kuda tersebut. Sehingga kedua kuda diamankan ke Polsek Mamboro,” kata Jeimsar, mewakili Kapolres Sumba Tengah AKBP Richard, S.I.K.
Dua kuda tersebut selanjutnya diserahkan kepada Polsek Umbu Ratu Nggay untuk ditangani sesuai laporan polisi terkait dugaan pencurian ternak yang sebelumnya dibuat warga. Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Polres Sumba Tengah kemudian menerjunkan sejumlah personel untuk mendalami keberadaan 104 ekor kuda di lokasi tersebut. Polisi juga telah memeriksa empat orang saksi.
“Kemarin (30/8/2026), Kapolres memerintahkan Wakapolres, Kasat Reskrim, Kasat Intel dan Kapolsek Mamboro turun langsung mengecek lokasi penampungan sekaligus memberikan penjelasan kepada warga agar tidak terjadi misinformasi,” ujar Jeimsar.
Hingga kini belum ada pihak yang ditahan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan asal-usul seluruh kuda yang berada di lokasi.
Sementara itu, 102 ekor kuda yang masih berada di tempat penampungan dijaga personel Polsek Mamboro untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Polres Sumba Tengah juga berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di seluruh Pulau Sumba. Warga yang merasa kehilangan ternak dan telah memiliki laporan polisi dipersilakan melapor ke Polsek Mamboro.
Laporan tersebut akan diakomodasi dan warga dapat didampingi saat melakukan pengecekan fisik terhadap kuda yang berada di lokasi penampungan.
Reporter : Andhika









